Assalamualaikum teman-teman
Kali ini saya akan berbagi cerita pengalaman tentang bahas kampung saya sendiri.
Saat saya mulai memasuki SMA disana saya mempunyai teman dari berbagai daerah, karena saat masuk SMA kami mendapatkan teman dari berbagai daerah karena sekolah tersebut termasuk di kota, jadi tidak sedikit orang yang melanjutkan sekolahnya di luar daerah masing-masing.
Seperti biasa pertama kali kami masuk SMA semuanya mulai terasa sangat berbeda, yaitu dari segi bicara, bahasa dan logat pembicaraan, pertama masuk skolah semua hanya sibuk ddengan urusan masing masing karena masih malu untuk mengenali orang baru, di hari kedua teman pun mulai bertambah, dan pada hari ketiga sampai berikutnya kami pun berteman tidak hanya dengan dua atau 3 orang saja. Dan pada hari berikutnya kami sekelas mulai akrab dan mulai bersenda gurau bersama,berbagi cerita bersama dan lain sebagainya.
Di tengah pembicaraan kami, ade seorang teman kami yang sedang bercerita, karna setiap jam kosong ketika tidak ada tugas waktu kosong tersebut kami gunakan untuk bercerita dan berbagi pengalamannya masing masing.
Ketika seorang teman kami bercerita kami pun mendengar kannya, karna kami bercerita pengalaman kami secara bergiliran, dan teman kami pun mulai bercerita untuk menceritakan pengalamannya di daerahnya masing masing,dan sesudah teman saya yang lainnya bercerita dan tinggal hanya saya yang belum akhirnya pun saya memulai cerita saya .dan saat itu saya pun mulai bercerita dengan teman sambil bersenda gurau, tertawa terbahak bahak dan sebagainya, di tengah pembicaraan saya terdapat kata "kolok".dan saya pun mulai bercerita, salah satu teman saya tidak mengerti dengan arti "kolok",dan saya pun tetap melanjutkan cerita saya, dan dia oun hanya diam dan dia tertanya tanya "kolok" itu apa. Saya dan teman teman yang lain tidak menghiraukan saat dia kebingungan karna kamu mengira dia mengerti dan saya pun terus bercerita sampai cerita tersebut habis. Dan setelah saya bercerita dia pun bertanya bahwa "kolok" itu apa.
Yang anehnye dia mengira bahwa "kolok " itu buah buahan, dan dia bertanya kepada saya, "anggi, kapan kapan kite cari "kolok" ya, krna aku penasaran bentuk dan rasanya" ujar dia. Dan saya pun terheran heran mengapa dia ingin mencari orang botak(kolok), dan saya oun lansung terdiam karena saya tidak tau yang dia tidak mengerti arti "kolok".
Dan saya pun menjawab emang kamu mau "kolok",kamukan perempuan ujar saya,dan dia pun mulai bingung lagi, dan dia oun bertanya lagi kepada saya, " anggi, sebenarnya kolok itu apa sih",dan saya pun menjawab pertanyaa teman saya tersebut, saya menjawab " kolok itu orang botak( orang yang tidak mempunyai rambut) ",dan kami pun terbahak bahak ternyata dia tidak mengerti dengan apa yang saya bicarakan ternyata dia tidak tau kalau didaerah kelahiran anggi selain kata botak biasanya sehari hari kami menggunakan kata "kolok''.
Sampai disini dulu cerita saya ya kawan,
Tunggu cerita anggita selanjutnya.
Salam man
Senin, 23 September 2019
Senin, 16 September 2019
Kampung halaman
KAMPUNG HALAMAN
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh
Hai teman-teman kembali lagi bersama saya anggita.
Kampung halaman saya ialah kampung jirak, kecamatan sajad kabupaten Sambas.
Kali ini saya akan bercerita tentang kampung halaman saya, kalian pasti tahu kan apa itu kampung halaman, kampung halaman ialah tempat pertama kali kita berpijak dan memulai semuanya dan menuai kenangan yang taj pernah terlupakan, apa lagi masa kanak-kanak sangat sangat tidak terlupakan, dari permainannya, makananya teman-teman nya, suasana nya dan sebagainya.
Mengenang tentang kampung halaman ingin rasanya pulang ke kampung halaman,setiap orang pasti punya kampung halaman kan, aku yakin kalian tahu bagaimana indahnya suasana kampung halaman kalian sendiri.
Baik lah sekarang saya akan menceritakan tentang di halaman kampung saya.
Waktu kami masih kanak kanak sepulang sekolah kami tetap berkumpul dengan teman teman untuk merencanakan untuk memainkan sebuah permainan, dan biasanya setelah bermain kami pergi ke sungai untuk mandi, biasanya di sungai pun kami mengadakan sebuah permainan yaitu biasanya bermain yang biasa kami sebut dengan bermain "alahan/bacop".saat saat itu lah saat yang paling Indah yang pernah di lalui saat kami masih kanak kanak di kampung, tapi dengan perkembangan zaman ,zaman sekarang anak anak hanya sedikit yang bermain permainan tradisional tersebut, karna anak anak sekarang sudah mengenal itu gadget,tapi bukan sekedar mengenal si, tetapi ia juga sudah memakai gadget.
Jadi anak anak sekarang kurang tahu permainan tradisional dahulu yang tiada tandingnya
Seharusnya anak anak menikmati masa kekanak-kanakan nya bukan dengan cara bermain gadget.
Tapi sudah lah, mungkin diantara mereka pun pasti merasakan permainan tradisional pada zaman dahulu yang tiada tandingnya.dan saya harap semoga di generasi yang akan datang tidak akan melupakan permainan tradisional di setiap daerahnya, karna jika tidak di kembangkan lama kelamaan semuanya akan hilang tanpa kita sadari.
Karna tempat yang paling Indah dan nyaman ialah kampung halaman di mana tempat pertama kali kita berpijak dan memulai pertumbuhan kita.
Sekian dulu ya cerita singkat saya,
Wassalamualaikum
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh
Hai teman-teman kembali lagi bersama saya anggita.
Kampung halaman saya ialah kampung jirak, kecamatan sajad kabupaten Sambas.
Kali ini saya akan bercerita tentang kampung halaman saya, kalian pasti tahu kan apa itu kampung halaman, kampung halaman ialah tempat pertama kali kita berpijak dan memulai semuanya dan menuai kenangan yang taj pernah terlupakan, apa lagi masa kanak-kanak sangat sangat tidak terlupakan, dari permainannya, makananya teman-teman nya, suasana nya dan sebagainya.
Mengenang tentang kampung halaman ingin rasanya pulang ke kampung halaman,setiap orang pasti punya kampung halaman kan, aku yakin kalian tahu bagaimana indahnya suasana kampung halaman kalian sendiri.
Baik lah sekarang saya akan menceritakan tentang di halaman kampung saya.
Waktu kami masih kanak kanak sepulang sekolah kami tetap berkumpul dengan teman teman untuk merencanakan untuk memainkan sebuah permainan, dan biasanya setelah bermain kami pergi ke sungai untuk mandi, biasanya di sungai pun kami mengadakan sebuah permainan yaitu biasanya bermain yang biasa kami sebut dengan bermain "alahan/bacop".saat saat itu lah saat yang paling Indah yang pernah di lalui saat kami masih kanak kanak di kampung, tapi dengan perkembangan zaman ,zaman sekarang anak anak hanya sedikit yang bermain permainan tradisional tersebut, karna anak anak sekarang sudah mengenal itu gadget,tapi bukan sekedar mengenal si, tetapi ia juga sudah memakai gadget.
Jadi anak anak sekarang kurang tahu permainan tradisional dahulu yang tiada tandingnya
Seharusnya anak anak menikmati masa kekanak-kanakan nya bukan dengan cara bermain gadget.
Tapi sudah lah, mungkin diantara mereka pun pasti merasakan permainan tradisional pada zaman dahulu yang tiada tandingnya.dan saya harap semoga di generasi yang akan datang tidak akan melupakan permainan tradisional di setiap daerahnya, karna jika tidak di kembangkan lama kelamaan semuanya akan hilang tanpa kita sadari.
Karna tempat yang paling Indah dan nyaman ialah kampung halaman di mana tempat pertama kali kita berpijak dan memulai pertumbuhan kita.
Sekian dulu ya cerita singkat saya,
Wassalamualaikum
Senin, 09 September 2019
Perjuangan
Sebuah perjuangan
Assalamualaikum
Hai, perkenalkan nama saya anggita
Biasa di panggil anggi dan biasa juga di panggil ndut karena ukuran badan saya agak berisi dan agak pendek.
Saya lahir di Sambas pada tanggal 04 juli 2000.
Saya mahasiswa di iain Pontianak, saya di Pontianak sebagai anak Rantau karena orang tua saya tinggal di Sambas.
Saya bertekad ke Pontianak untuk melanjutkan pembelajaran saya agar saya bisa menambah wawasan dan memberi wawasan kepada orang orang, selain itu saya juga ingin membahagiakan kedua orang tua saya dan keluarga saya dengan membuktikan bahwa saya bisa sarjana seperti yang mereka inginkan.
Karna bagi saya kebahagian mereka adalah tujuan saya dan kebahagian saya juga.
Saya tahu tidak mudah untuk mengharunginya, tapi semua itu tidak menghalangi tekad dan niat saya untuk melanjutkan yang sudah saya rencanakan dan yang ingin saya capai.
Assalamualaikum
Hai, perkenalkan nama saya anggita
Biasa di panggil anggi dan biasa juga di panggil ndut karena ukuran badan saya agak berisi dan agak pendek.
Saya lahir di Sambas pada tanggal 04 juli 2000.
Saya mahasiswa di iain Pontianak, saya di Pontianak sebagai anak Rantau karena orang tua saya tinggal di Sambas.
Saya bertekad ke Pontianak untuk melanjutkan pembelajaran saya agar saya bisa menambah wawasan dan memberi wawasan kepada orang orang, selain itu saya juga ingin membahagiakan kedua orang tua saya dan keluarga saya dengan membuktikan bahwa saya bisa sarjana seperti yang mereka inginkan.
Karna bagi saya kebahagian mereka adalah tujuan saya dan kebahagian saya juga.
Saya tahu tidak mudah untuk mengharunginya, tapi semua itu tidak menghalangi tekad dan niat saya untuk melanjutkan yang sudah saya rencanakan dan yang ingin saya capai.
Langganan:
Komentar (Atom)
